Tampilkan postingan dengan label RESUME. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RESUME. Tampilkan semua postingan
0

Resume “Uang, Bank, dan Penciptaan Uang"

Posted by Ryas Astria on 08.19 in

“Uang, Bank, dan Penciptaan Uang"

Pengertian Uang

Uang adalah alat pembayaran untuk transaksi perekonomian yang digunakan di suatu negara. Di setiap negara mata uangnya pun berbeda-beda. Untuk di Indonesia mata uang yang digunakan adalah rupiah.

Jenis-jenis uang
·         Uang kartal, adalah uang yang digunakan sebagai alat bayar yang sah yang dapat digunakan oleh masyarakat sehari-hari untuk melakukan transaksi jual beli. Contoh dari uang kartal yaitu uang logam dan uang kertas.
·         Uang giral, adalah uang yang ada dimasyarakat dalam bentuk simpanan dan dapat ditarik sesuai dengan kebutuhan. Contoh dari uang giral yaitu saldo, tabungan dan lain-lain.

Menurut nilainya, uang dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi uang penuh (full bodied money) dan uang tanda (token money)
·         Uang Penuh (full bodied money)
Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
·         Uang Tanda (token money)
Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut.

Pengertian Bank
            Menurut Undang-Undang RI Nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 november 1998. Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan

Fungsi Bank
            Fungsi dari bank yaitu untuk menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit.

Jenis-Jenis Bank
·         Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya. Bank sentral hanya ada satu sebagai pusat dari seluruh bank yang ada di Indonesia.
·         Bank Umum, menurut undang-undang no 10 tahun 1998 bank umum yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah. Bank umum adalah lembaga keuangan uang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepada masyarakat dengan fungsi seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam berbagai bentuk, memberi kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valuta asing / valas, menjual jasa asuransi, jasa giro, jasa cek, menerima penitipan barang berharga, dan lain sebagainya.

Penciptaan Uang
           
Penciptaan uang adalah proses memproduksi atau menghasilkan uang baru. Terdapat tiga cara untuk menciptakan uang; pertama dengan cara mencetak mata uang kertas atau uang logam, kedua melalui pengadaan utang dan pinjaman, serta ketiga melalui beragam kebijakan pemerintah, misalnya seperti pelonggaran kuantitatif.

0

Resume “Analisis Pendapatan Nasional Untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi”

Posted by Ryas Astria on 08.17 in

“Analisis Pendapatan Nasional Untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi”

Pendapatan nasional dengan perekonomian tertutup sederhana dua sector.
Pada pendapatan nasional dengan perekonomian tertutup sederhana dua sector merupakan penjumlahan dari lima hal, antara lain :
·         Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan
·         Pendapatan dari seseorang
·         Keuntungan perusahaan
·         Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
·         Pendapatan sewa.

Model analisis dengan variabel investasi dan tabungan

Model analisis dengan variabel investasi tabungan adalah penngeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi. Tujuan dari pelaksanaan. Analisis keuangan pemerintah mencakup 4 aspek sebagai berikut yaitu :
·         Operasi keuangan pemerintah dengan deficit.
·         Dampak operasi keuangan pemerintah.
·         Dampak rupiah operasi keuangan
·         Dampak valuta asing.

Angka Penggandaan atau Multiplier
Angka penggandaan atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional

Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi Inflasi dan Pengangguran

Jumlah orang yang menganggur adalah jumlah orang di negara yang tidak memiliki pekerjaan dan yang tersedia untuk bekerja pada tingkat upah pasar saat ini. Ini dengan mudah dapat diubah menjadi persentase dengan mengaitkan jumlah pengangguran, dengan jumlah orang dalam angkatan kerja.

Inflasi adalah kenaikan harga secara umum selama 12 bulan. Ini diukur dengan mengambil rata-rata tertimbang semua produk konsumen (tertimbang pada frequency pembelian) dan menganalisis tren harga keseluruhan. Hal ini sering disebut Indeks Harga Konsumen (CPI) atau Harmonised Indeks Harga Konsumen (HICP). Hal ini menunjukkan berapa banyak, sebagai persentase, tingkat harga umum dari semua barang-barang konsumsi telah berubah sepanjang tahun. Tiga macam inflasi yaitu :
·         Inflasi tarikan permintaan
·         Inflasi desakan biaya
·         Inflasi karena pengaruh impor.

0

Resume “Struktur Pasar”

Posted by Ryas Astria on 08.10 in

 “Struktur Pasar”

Pengertian Pasar

Pasar adalah sebagai tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Mereka saling berinteraksi melakukan transaksi jual dan beli barang bahkan jasa pun ada, dimana uang di gunakan sebagai alat tukar- menukar.
Jenis-jenis pasar :
·         Pasar Nyata
Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Dalam hal ini pembeli dan menjual melakukan transaksi secara langsung. Contoh : pasar tradisional dan pasar swalayan.
·         Pasar Abstrak
Dalam hal pasar abstrak, penjual dan pembeli tidak harus melakukan pertemuan untuk bertransaksi. Hal ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan teknologi seperti internet. Seperti pasar saham, pasar online.
·         Pasar Modern
Pasar ini bersifat modern, dimana barang-barang diperjual-belikan dengan harga yang sudah ditentukan (pas) dengan layanan sendiri. Jenis pasar ini dapat berlangsung di mal, dan plaza.

Macam-macam pasar menurut bentuk dan strukturnya :
·           Pasar Persaingan Sempurna
Pasar dimana terdapat banyak penjual dan pembeli dan produk yang diperjual belikan bersifat homogen. Contoh : pasar hasil pertanian seperti beras dan sayur mayur.

·           Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna :
Ø  Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Contoh : PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (perseroan).
ciri-ciri pasar monopoli antara lain :
ü  Hanya ada seorang penjual yang menguasai pasar
ü  Tidak adanya barang pengganti yang memilki persamaam produk (mirip)

Ø  Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang   satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh: perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen.
Ciri - ciri pasar Oligopoli antara lain :
ü  Terdapat beberapa penjual atau produsen yang menguasai pasar.
ü  Hanya ada satu beberapa pengusaha yang membuat barang / jasa yang pada dasarnya hampir sama.

Ø  Pasar Duopoli
Pasar duopoly adalah Suatu pasar dimana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan atau penjual. Contoh : Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
Ciri-ciri  pasar duopoly antara lain :
ü  Terdapat dua perusahaan di dalam pasar
ü  Kepemimpinan harga

Ø  Pasar Monopolistik
Pasar monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek yang menunjukan karakteristik produk yang dihasilkan setiap perusahaan. Contoh : dalam industry kendaraan bermotor motor Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.
Ciri-ciri pasar monopolistic antara lain :
ü  Terdapat banyak produsen atau penjual
ü  Promosi penjualan harus aktif.

Ø  Pasar Monopsoni
Pasar monopsoni adalah dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar. Contoh : Di Indonesia seperti PT. Kerata Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.
Ciri-ciri pasar monopsoni antara lain:
ü  Pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga
ü  Bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran dimana permintaannya hanya satu perusahaan
ü  Satu pelaku usaha menguasai penerimnaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas

Ø  Pasar Oligopsoni
Pasar oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar.
Ciri-ciri pasar oligopsoni antara lain:
ü  Terdapat beberapa pembeli
ü  Pembeli bukan konsumen tetapi pedagang
ü  Barang yang dijual merupakan bahan mentah

0

Resume “Perilaku Produsen”

Posted by Ryas Astria on 08.02 in

“Perilaku Produsen”

Sebelumnya kita telah membahas “Perilaku Konsumen” dan sekarang akan membahas juga “Perilaku Produsen”. Apa sih yang dimaksud dengan “Perilaku Produsen” ? berikut adalah ulasanya :

Perilaku Produsen
Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
Agar berhasil seorang pengusaha harus mampu melakukan 4 hal sebagai berikut:
  • Perencanaan : Perencanaan antara lain terkait dengan strategi, rencana bisnis serta visi perusahaan.
  • Pengorganisasin : Semua sumber daya yang ada harus bisa dikelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.
  • Pengarahan : Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.
  • Pengendalian : Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya.


Pengertian Produsen

Produsen adalah orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan, sedangkan Produksi adalah usaha untuk menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Seorang produsen atau pengusaha dalam melakukan proses produksi untuk mencapai tujuannya harus menentukan dua macam keputusan antara lain :
·         Berapa output yang harus diproduksikan.
·         Berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.

Fungsi Produksi
            
Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output).
Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :
Q = f(L, R, C, T)
Dimana :
Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)
F          = symbol persamaan (function)
L          = tenaga kerja (labour)
R         = kekayaan alam (resources)
C         = modal (capital)
T         = teknologi (technology)

Tujuan Produksi

Tujuan produksi yaitu untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Laba dalam arti sederhana adalah total penerimaan dan total pengeluaran. Selain itu tujuan produksi ialah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usaha mencapai suatu kemakmuran.

Produksi Optimal

Penentuan pola produksi optimal merupakan masalah yang penting dalam suatu perusahaan, karena menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan dan merencanakan kebutuhan dan tingkat produksi perusahaan. Ada tiga macam pola produksi yaitu: pola produksi konstan, pola produksi bergelombang dan pola produksi moderat. Tujuannya adalah untuk mengetahui hasil ramalan penjualan dan untuk mengetahui pola produksi optimal yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan.
           


0

Resume “Perilaku Konsumen”

Posted by Ryas Astria on 07.57 in

“Perilaku Konsumen”

Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang “Perilaku Konsumen”. Masih berhubungan dengan resume sebelumnya, Bagaimana sih perilaku konsumen itu? Pendekatan apa yang digunakan untuk meneliti prilaku konsumen ? Dan faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku konsumen? Yuk kita bahas satu persatu... Let’s check it out guyss ^_^

Perilaku Konsumen

Apa yang dimaksud dengan konsumen? Konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa. Jadi, perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Pendekatan perilaku konsumen

Terdapat dua jenis mengenai pendekatan perilaku konsumen diantaranya :
Teori Kardinal (Cardinal Theory)

Teori Kardinal (Cardinal Theory) ini menyatakan bahwa kegunaanya dapat dihitung secara nominal, seperti : tinggi badan, berat badan, dan lain-lain.

Teori Ordinal (Ordinal Theory)

Teori Ordinal (Ordinal Theory) ini menyatakan bahwa kegunaanya tidak dapat dihitung tetapi hanya dapat dibandingkan, seperti pembuatan kurva.

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen yaitu :
Pendekatan interpretif
Tradisonal
Sains Pemasaran

Faktor-faktor perilaku konsumen dianhtaranya :
Budaya
Sosial
Pribadi
Psikologis


0

RESUME “Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran”

Posted by Ryas Astria on 07.52 in

“Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran”

Apa sih yang dimaksud permintaan, penawaran, dan harga? Faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi ? Nah, kali ini saya akan membuat resume kelompok saya sendiri, yaitu tentang “Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran”. Tanpa berlama-lama yuk mari di simak ^_^.

Pengertian Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
Sedangkan Hukum Permintaan berbunyi: “Apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan”.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan antara lain :
·         Selera     
·         Pendapatan konsumen
·         Harga barang atau jasa pengganti
·         Harga barang atau jasa pelengkap
·         Perkiraan harga di masa datang
·         Intensitas kebutuhan konsumen

Pengertian Penawaran

Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu atau keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah penawaran.
Sedangkan Hukum Penawaran berbunyi: “Bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun”.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran antara lain :
·         Biaya produkisi dan teknologi yang digunakan
·         Tujuan perusahaan
·         Pajak
·         Ketersediaan barang pengganti atau pelengkap
·         Prediksi atau perkiraan harga di masa depan.

Penentuan Keseimbangan Harga
           
Harga adalah perwujudan nilai tukar atas suatu barang atau jasa yang dinyatakan dalam bentuk uang. Oleh karena itu, harga merupakan nilai tukar obyektif atas barang/jasa dan nilai tukar obyektif itu sendiri adalah harga pasar atau harga keseimbangan. Harga pasar tidak terbentuk secara otomatis akan tetapi melalui suatu proses mekanisme pasar yakni tarik menarik antara kekuatan pembeli dengan permintaannya dan kekuatan penjual dengan penawarannya.

Jadi, harga keseimbangan dapat diartikan harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya.



Copyright © 2009 Ryas Astria All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.